Dokter Spesialis Paru adalah dokter yang menangani sistem pernafasan yang meliputi paru-paru, saluran pernapasan (bronkus, bronkiolus, trakea), pleura (selaput paru), dan organ terkait lainnya. Dengan didukung oleh pemeriksaan fisik dan penunjang untuk diagnosis, maka Dokter Spesialis Paru mampu untuk melakukan penatalaksanaan yang komprehensif.
Pemeriksaan penunjang yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut :
1. Pemeriksaan laboratorium : untuk menilai adanya infeksi hingga tes gagal nafas.
2. Pemeriksaan X-ray dada : menilai kondisi paru, jantung, dan tulang dada.
3. Pemeriksaan CT-Scan dan/atau MRI dada : melihat lebih detail bentuk, nodul, dan penyebaran di paru, jantung, dan tulang dada.
4. Tes Fungsi Paru (Spirometri): Mengukur volume dan kecepatan aliran udara masuk dan keluar paru-paru, krusial untuk mendiagnosis Asma dan PPOK.
5. Uji Oksimetri Nadi: Mengukur saturasi oksigen (tingkat kejenuhan oksigen) dalam darah.
6. Bronkoskopi: Memasukkan selang berkamera (bronkoskop) melalui mulut atau hidung ke saluran pernapasan untuk melihat kondisi bronkus dan mengambil sampel jaringan (biopsi) atau cairan.
7. Pungsi Pleura (Torakosentesis): Mengambil sampel cairan dari rongga pleura untuk dianalisis (misalnya pada Efusi Pleura).
8. Biopsi Paru/Pleura: Pengambilan sampel jaringan paru-paru atau pleura untuk pemeriksaan patologi (histopatologi), terutama pada kasus tumor atau penyakit paru interstisial.
Kasus yang sering ditangani adalah :
• TBC
• Pneumonia
• Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK)
• Efusi pleura
• Asma
• Edema paru
Penanganan yang diberikan oleh Dokter Spesialis Paru umumnya meliputi terapi farmakologis dan invasif minimal seperti pungsi pleura dan bronkoskopi.
Temui dokter Spesialis Paru yang berpengalaman dan profesional

Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami atau buat janji temu.
© RS Medika Djaya Pontianak 2026. All Rights Reserved.